Kamis, 01 Oktober 2009 - 04:28:42 WIB
BMM mengadakan Festival Anak Yatim "Orphan Kafala Program"
Diposting oleh : nooryanto
Kategori: Kafala
- Dibaca: 421 kali
PIDIE, 10/09/2007-FESTIVAL, BMM mengadakan Festival Anak Yatim untuk para peserta "Orphan Kafala" di Sigli-Pidie-Nanggroe Aceh Darussalam
Acara ini diikuti oleh 625 anak yatim yang tergabung dalam Program Kafala yang dikelola oleh BMM. dilaksanakan di Gedung SKB kecamatan Peukan Baro-Pidie-NAD pada tanggal 08-10 September 2007 lalu.dan dihadiri oleh para tokoh masyarakat dan para pejabat pemerintahan setempat.
kegiatan ini dibuat untuk menggali potensi anak yatim yang diwujudkan dalam berbagai perlombaan seperti Pidato, Hafalan Al Qur'an, Cerdas Cermat, Sepak Bola dan event-event lainnya seperti penampilan karya seni yang berupa tari-tarian, seni Kaligrafi, baca puisi dll.
Meninggalnya orang-orang tua mereka tidak menjadi penghalang
kesuksesan mereka di masa yang akan datang.
Insya Allah BMM dengan
Orphan Kafala Program akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan
harapan tersebut.
Acara ini diharapkan dapat membangun kepercayaan diri bagi mereka, bahwa anak yatim bukanlah anak yang terbelakang tetapi mereka adalah anak-anak unggulan yang akan menjadi tunas bangsa unggulan di masa-masa yang akan datang.
event ini juga dimeriahkan dengan acara panggung seni hasil karya mereka dan hiburan yang mendidik sebagai upaya untuk meminimalir trauma konflik yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun dan Tsunami yang menimbulkan duka sangat mendalam di wilayah ini.
Dengan acara ini BMM ingin membangun kebersamaan dan kemandirian diantara mereka yaitu bahwa mereka mampu berkarya dan mampu memberikan yang terbaik kepada ummat berkat kreatifitas yang mereka miliki. wassalam

8 Komentar :
ukis01 Oktober 2009 - 23:11:23 WIBJadul banget berita kafala nya... festival 2007
yang terbaru donk... misalnya berita Sekretais Kafala Sigli baru di yudisium, dsb. hehe...ckckckc
Rizal Rasyidin02 Oktober 2009 - 00:14:32 WIBBmm memang luar biasa, syukran telah membantu anak2 yatim di Pidie, Harapan saya semoga Bmm berjaya terus dalam melaksakan misi amal ini. Masih banyak anak anak yatim di pidie memerlukan sentuhan kasing sayang . bantulah mereka. salut buat bmm yang memiliki program yang sangat luar biasa. semo Allah memberikan kemudahan kepada Bmm dan tentunya ridha Allah yang diharaf kan ( Rizal )
afuazan fuady02 Oktober 2009 - 06:40:40 WIBhaa... haaa..
itukan agenda kegiatan setahun yang lalu, posting yang terbaru lah ust noor
afuazan fuady02 Oktober 2009 - 06:44:46 WIBmisalnya tetang wira usaha, kan dah ada 1 pengsuh aceh utara kec nisam t4 binaan cot batee yang telah berhasil, ato perjalanan pembinaan para pengasuh di kec nisam antara, kan keren tuh ust... he... hanya usulan aje.. moga di terima
ukis02 Oktober 2009 - 11:47:28 WIBOzan jangan ikut2 ukis lah zan... hehe..
gak usah dimuat tuh ustad...
mending dimuat pencairan motor penunjang pembinaan bagi pengasuh kafala yang sudah sekian lama bersabar menanti, trus nanti di fotonya bubuhkan foto pengasuh2 setia sedang duduk di sepeda2 dengan ekspresi sedih..... hehe ckckckck...
(ngaur terus nich comment nya) soalnya pusiing lagi banyak tugas dari mbak rora.. huf...;(
fauzan 06 Oktober 2009 - 05:02:16 WIBeh kis yang terima motor bukan hanya pidie aja ya, tapi emang harus diakui projek kalian yang paling banyak dapt motor. ..... kerjain aja kis tapi jangan ampek gak makan ya he... he....
abu rif'a07 Oktober 2009 - 08:06:20 WIBbismillahirrahmanirrahim,
banyak hal harus kita syukuri dalam program kafala ini, diantaranya keberhasilan program ini selama tiga tahun berkat pertolongan Allah karena keikhlasan antum, itu yang harus dipertahankan dan dikembangkan terus, sehingga tidak cepet putus asa, kecewa hanya karena faktor 2 yang sepele, dengan dokumentasi ini diharapkan masyarakat care dengan program Kafala ini, setelah itu baru masuk ke berita 2 yang paling gress, sehingga memberikan gambaran utuh tentang perjalanan program yang mencoba memberikan layanan terbaik buat anak yatim agar masa depan mereka lebih baik. syukran
mughis al papua04 Februari 2010 - 17:24:45 WIBasslm wr wb..Segera
setelah Islamnya mughis papua, perlahan ujian demi ujian pun datang.
aqu
dikucilkan oleh keluarga dan teman-temannya. Ibupun tak mengakui lagi
qu sebagai anak. Yang lebih parah, sang ayah bahkan hendak menembaknya
pula. Kakak qu menganggap qu sudah gila dan perlu dirawat di rumah
sakit jiwa. Belum be...rhenti disitu, . Yang
membuat hati mughis sangat pedih adalah kala pengadilan memutuskan
aqu pun
tak punya hak mengasuh olh kedua orng tuaku, kecuali meninggalkan
Islam. “Saya
meninggalkan pengadilan dengan hati yang hancur. Anda bisa bayangkan
bagaimana hati seorang ibu dipisahkan dari anak-anaknya,” wasslm wr wb
Isi Komentar :